Ogah Pasang Sabuk Pengaman, Whitney Houston Hampir Diusir dari Pesawat

Meski menjadi salah satu penyanyi terlaris dunia bukan berarti Whitney Houston dapat mengabaikan prosedur keamanan. Menurut TMZ, baru-baru ini pelantun It's Not Right but It's Okay itu hampir diusir dari pesawat. Alasannya sederhana saja: karena ia menolak untuk memasang sabuk pengamannya.

Rabu (12/10) sore, penyanyi berusia 48 tahun itu menaiki pesawat Delta Airlines untuk penerbangan ke Atlanta. Setelah duduk di kursinya, ia diminta untuk memasang sabuk pengamannya. Akan tetapi, entah dengan alasan apa, pelantun hit Greatest Love of All itu menolak melakukannya. Barulah setelah mendapat peringatan dari seorang awak kabin, Whitney mau melakukannya. Tapi bukannya memasang sendiri sabuk pengamannya, ia malah memilih membiarkan seorang awak kabin yang memasangkannya untuknya.

Jeez, what a diva attitude!

Seorang sumber yang mengaku dekat dengan Whitney mengakui betapa tidak terpujinya kelakuan pemenang 6 kali penghargaan Grammy itu. Seperti dilansir CyberTainment dari Aceshowbiz, sumber itu mengatakan sikap Whitney memang berlebihan setelah ia ketinggalan pesawat sebelumnya. Sejumlah sumber lain pun memastikan bahwa mantan istri Bobby Brown itu tidak dalam keadaan teler, melainkan sadar 100%. Dikatakan mereka, "Dia sedang dalam perjalanan ke Detroit untuk hari pertama syuting sebuah film baru."

Whitney bukan satu-satunya selebritas yang pernah diancam akan diturunkan dari pesawat. Sebelumnya, Gerard Depardieu dan Leisha Hailey juga pernah mengalami insiden serupa. Kalau Whitney cukup beruntung karena tidak jadi diusir, aktor terkenal Prancis dan pemeran Alice Pieszecki dalam serial The L Word itu tidaklah seberuntung itu. Agustus lalu, Gerard disuruh turun dari pesawat Air France dalam penerbangan dari Paris ke Dublin karena buang air kecil di karpet pesawat tepat di hadapan penumpang lain (yaiks!). Sementara itu, Leisha diusir dari pesawat Southwest Airlines pada September lalu akibat mencium kekasihnya (lho?). 

Sumber: CBN

Rute Bandung-Lampung Bidik Pasar Keluarga dan Mahasiswa

Bandung - Dibukanya penerbangan langsung Bandung-Lampung oleh maskapai Merpati Airlines diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan warga Lampung atau Bandung yang selama ini bolak-balik dengan menggunakan jalur darat dan laut. Potensi penumpang pun dinilai cukup bagus, terutama untuk keperluan bisnis dan kunjungan keluarga.

"Saya melihat potensinya cukup bagus, banyak peluang terutama dari pelaku usaha, corporate, pelajar, mahasiswa dan keluarganya," ujar Distric Manager Merpati Bandung Iwan Ridwan dalam Jumpa Pers Pembukaan Rute Bandung-Lampung di Rumah Makan Bancakan, Jalan Trunojoyo, Kamis (13/10/2011).

Ia mengatakan penerbangan Bandung-Lampung bisa dimanfaatkan untuk perjalanan bisnis maupun liburan. Penerbangan ini juga untuk mengakomonodir kebutuhan masyarakat Bandung yang ada di Lampung atau sebaliknya.

"Selama ini, yang menggunakan jalur darat dan laut harus tersendat karena mengantre pada saat menyeberang jadi punya pilihan lain. Waktu bulan puasa sampai lebaran kemarin terlihat okupansinya bagus," katanya.

Dalam berita sebelumnya, Merpati Airlines mulai Minggu (16/10/2011) akan mengoperasikan penerbangan langsung Bandung-Lampung. Sebelumnya untuk ke Lampung, pesawat dari Bandung harus transit terlebih dahulu di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Total, rute penerbangan yang dilayani Merpati Airlines dari Bandung ada 6 rute. Yaitu Bandung-Lampung, Bandung-Surabaya, Bandung-Denpasar, Bandung-Semarang, Bandung-Yogyakarta, dan Bandung-Jakarta. Pesawat yang digunakan untuk penerbangan ini yaitu tipe MA-60 berkapasitas 54 orang. Harga tiket yang ditawarkan untuk penerbangan ini mulai dari harga Rp 313.OOO.detikBandung

Open SilkAir Singapore-Jakarta route

JAKARTA - mICOM: Child businesses Singapore Airlines, SilkAir, to open direct flights from Singapuran to Bandung, West Java.
The first flight landed at the airport Husein Sastranegara, Tuesday (11/10), marking the ninth airline SilkAir destinations Bandung in Indonesia.
"Bandung is our ninth destination, part of our plan to develop a flight to Indonesia after we opened our flight to Manila last February. It demonstrates our commitment to aviation in Indonesia," ungkan SilkAir's Chief Executive Officer Marvin Tan when it held a press conference in Bandung, Tuesday (11/10).
Bandung was chosen as a destination for SilkAir see Bandung as a city that has the potential for tourism and business."Bandung is famous for its cool climate, as we already feel when landing. Bandung is also renowned as a destination shopping, golf courses, and beautiful natural attractions such as Crater Tangkuban boat and we had often heard," added Tan.
Flights to Jakarta will be opened three times a week every Tuesday, Friday and Sunday. The plane departed from Singapore at 15:55 local time, landed in Bandung 16:50, then off again at 17:35, and arrive back in Singapore 20:25 local time. The frequency will be added on October 30 to five times a week every Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday and Sunday.
SilkAir open economy class promotional fares for the route back and forth Singapore-Jakarta-Singapore U.S. $ 173 while for the business class, not given promotions, opened with prices ranging from U.S. $ 800.
Those prices, Tan explained, may be impressed expensive than low cost carrier that also fly to Bandung. However, SilkAir offers full-service package where passengers get 20kg baggage for economy class, 30kg for business class, in flight entertainment, meals, loyalty programs, and other services.
"It's not always about cheap flight, but the money is paid in accordance with the convenience gained. That is our market share The goal," explained Tan without even mentioning the desired target load factor for this new route.


In general, the Head of Public Affairs Soraya SilkAir Salim added, SilkAir flight load factor is 70-80% of the total capacity that can fit the plane.

In addition to convenience, SilkAir also offers a network of flights to a number of countries. SilkAir to fly passengers Bandung via Singapore, and immediately flew to the routes that have been owned by Singapore Airlines. "As many as 40% of our passengers is a passenger Singapore Airlines," said Soraya.

Tan and Soraya did not want a lot of talk about plans for the next expansion. "We're looking at the next opportunity, but that's all we can tell. Currently Garuda Indonesia Airlines) also opened a route between Singapore and Ujung Pandang. So rest assured, our tenth route will not be too long to open,"

Kemenhub Ultimatum Merpati

JAKARTA--MICOM: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan waktu 30 hari kepada PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) untuk kembali melayani rute-rutenya.

"Kalau dalam kurun waktu tersebut MNA tidak terbangi rute tersebut, izin rute akan dicabut," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan, melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Minggu (16/10).

Bambang mengatakan Direktur Utama MNA Sardjono Jhony telah melapor kepada Kemenhub mengenai rute-rute penerbangannya khususnya Surabaya-Makassar.

Menurut Bambang, MNA memiliki kewajiban untuk melayani penumpang yang sudah membeli tiket, memberangkatkan dengan penerbangan lain bila tidak dapat melayani pada saat itu atau mengembalikan uang penumpang.

Sesuai ketentuan pula, lanjut Bambang, MNA memiliki waktu 30 hari untuk kembali melayani rute tersebut. Jika tidak, maka izin rute akan dicabut oleh Kemenhub. "Kemenhub tidak masuk masalah manajemen, itu domain Meneg BUMN. Ini dilakukan sebagai pelajaran maskapai lain untuk menangani masalah manajemen dengan sebaik-baiknya sehingga tidak timbul masalah terkait dengan hubungan bisnis to bisnis yang dapat menghentikan operasional penerbangan," tandasnya.

Penerbangan Langsung Bandung-Lampung Mulai Beroperasi Hari Ini

Bandung - Hari ini, Minggu (16/10/2011) Merpati Airlines akan melakukan penerbangan perdana rute Bandung-Lampung. Rencananya penerbangan akan dilaksanakan pukul 10.20 WIB dari Bandara Husein Sastranegara. Jadwal penerbangan langsung Bandung-Lampung ini hadir ada setiap hari pada pukul 10.20 WIB.

Seperti diketahui sebelumnya untuk ke Lampung, pesawat dari Bandung harus transit terlebih dahulu di Bandara Halim Perdana Kusuma. Namun mulai Minggu (16/10/2011) hari ini Merpati akan melakukan penerbangan langsung tanpa transit.

Waktu tempuh perjalanan Bandung-Lampung disebut hanya memakan 1 jam 10 menit. Total, rute penerbangan yang dilayani Merpati Airlines dari Bandung ada 6 rute. Yaitu Bandung-Lampung, Bandung-Surabaya, Bandung-Denpasar, Bandung-Semarang, Bandung-Yogyakarta, dan Bandung-Jakarta.

Okupansi rute Bandung-Lampung dalam 1 bulan pertama ditargetkan sekitar 80 persen. Pemberangkatan pesawat rute Bandung-Lampung ini ada setiap hari pukul 10.20 WIB.

Pesawat yang digunakan untuk penerbangan ini yaitu tipe MA-60 berkapasitas 54 orang. Harga tiket yang ditawarkan untuk penerbangan ini mulai dari harga Rp 313.OOO.detikBandung

While PNG Airlines Flight 12 Terminated

Metrotvnews.com, Papua: Papua New Guinea plane crash Airlines PNG that killed more than 20 people, make it stop 12 airline flight until the time limit specified later. The cause of the accident itself is still under investigation.
As many as 28 people were reported killed in the crash Airlines PNG, Thursday (13/10). The plane, carrying 32 crew and passengers took off from Lae heading to a resort town in Madang, Papua New Guinea North. The accident allegedly caused by bad weather.
Representatives from the company stating Airlines PNG flight crew was able to contact the officer for an emergency landing. But the plane then crashed and was destroyed and there are parts of a burning plane.
Most of the passengers believed to be a citizen of Papua New Guinea who will be attending wisuada their children at Divine Word University. As a result of this accident the company stopped while 12 flights, to perform rescue and recovery.

Merpati Stop Delapan Rute dari Juanda

SURABAYA, KOMPAS.com - Dihentikannya pasokan avtur oleh P T Pertamina, memaksa PT Merpati Nusantara Airline, untuk menghentikan delapan rute penerbangan dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Merpati akan kembali melayani penumpang ke berbagai tujuan, jika avtur kembali dipasok Pertamina.
Humas Merpati Nusantara Airlines yang dihubungi dari Surabaya, Minggu (16/10/2011), mengatakan, untuk sementara waktu penerbangan dari Bandara Juanda ke delapan rute dihentikan, karena tak ada pasokan avtur lagi.
"Merpati akan segera menuntaskan masalah dengan Pertamina, dan belum tahu waktu pasti Merpati akan terbang normal lagi melalui tiga bandara yakni Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Internasional Juanda, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar," katanya.
Kendati demikian, menurut Sukandi, penerbangan ke sejumlah kawasan lain di Indonesia tetap berlangsung, karena penghentian hanya dilakukan di tiga bandara itu. Pasokan avtur untuk pesawat yang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali dan Bandara Selaparang Lombok, Nusa Tenggara Barat, hingga kini tetap lancar.
Oleh karena itu, lanjut Sukardi, untuk menghindari kerugian yang lebih besar, Merpati akan tetap menerbangkan sebagian kecil konsumennya dari Bandara Juanda. Penerbangan dengan bermodalkan avtur dari dua bandara yang masih belum dihentikan pasokannya oleh Pertamina.
Saat ini ada 8 rute dari Bandara Juanda yang ditutup sementara, sedangkan sisanya masih bisa berjalan dengan bantuan avtur dari Bali dan Lombok. Namun tak dirinci rute yang berhenti melayani penumpang karena tak ada pasokan avtur dari Pertamina.

JUDUL POSTINGAN

Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur

 Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...