Dua Pesawat Drone AS Jatuh di Somalia


Dua pesawat militer tak berawak AS jatuh secara terpisah di Somalia selatan di dekat perbatasan dengan Kenya, laporan Press TV.

Salah satu pesawat udara tak berawak AS jatuh di pinggiran kota Dhoobley, terletak 20 kilometer (12 mil) dari perbatasan Kenya dan sekitar 500 kilometer (312 mil) barat daya ibukota Somalia Mogadishu, pada hari Kamis kemarin (10/11).

Penduduk setempat mengatakan bahwa mereka mendengar ledakan besar setelah pesawat jatuh dan terbakar.

Kemudian masih pada hari itu, satu pesawat tak berawak AS dilaporkan jatuh di dekat kota Dhoobley. Warga setempat mengatakan mereka menyaksikan pesawat jatuh di pinggiran kota.

Somalia adalah negara keenam di mana Amerika Serikat telah menggunakan pesawat drone untuk melancarkan serangan rudal yang mematikan.(fq/prtv)

sbr : misfalah.com

Roda Pesawat Lepas, Penumpang Diam

LONDON - Sebuah pesawat penumpang terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah salah satu roda pendaratannya lepas dan terjatuh ke darat. Beberapa penumpang melihat roda itu terlepas, tetapi memutuskan diam.

Saat sedang lepas landas dan melihat keluar dari jendela pesawat, seorang penumpang menyaksikan roda pesawat terlepas. Awalnya, penumpang itu diam saja setelah melihat kejadian.

Tetapi setelah sadar bahwa tersebut dapat mengancam nyawa mereka, penumpang itu pun memberitahukan hal tersebut kepada penumpang lain yang sebangku dengannya.

"Saya tidak ingin menakutkan anda, tetapi saya kira melihat salah satu roda pesawat jatuh ke darat," pengakuan seorang penumpang kepada penumpang lainnya, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (11/11/2011).

Setelah itu, kedua penumpang pun memanggil awak kabin dan melaporkan hal tersebut. Segera, awak kabin mengumumkan kejadian ini dan memberitahukan ada gangguan terhadap pesawat.

Saat ditanya, ternyata penumpang lain juga melihat kejadian ini tetapi mereka tetap diam tidak melaporkannya kepada awak kabin. Beberapa dari penumpang lain bahkan melihat ada percikan api di sekitar roda yang lepas itu.

Pilot pun terpaksa mendaratkan pesawat dengan roda sebelah kiri yang masih berfungsi dengan baik. Sebelum mendarat, pesawat itu terpaksa beputar di atas wilayah Bandara Exeter, Inggris untuk menghabiskan bahan bakar.

Pesawat berjenis Bombardier Q400 itu pun akhirnya mendarat dengan selamat. Kapten pilot sendiri mengaku bahwa dirinya melakukan pemeriksaan pada pesawat. Dirinya mengatakan tidak menemukan sesuatu yang aneh dari pesawat saat pemeriksaan berlangsung.
(faj)

Pesawat Rusia Jatuh, 44 Tewas

MOSKOW – Insiden tragis kembali terjadi di dunia penerbangan. Kali ini sebuah pesawat Rusia, Tupolev Tu-134, jatuh di Republik Karelia, Senin malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Kecelakaan itu menewaskan 44 orang. Selain itu, delapan luka berat.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan . Tapi, seperti dilansir Reuters, petugas setempat melaporkan, pesawat itu terganggu kondisi cuaca buruk di langit Rusia. Tentang kronologi peristiwa itu, otoritas penerbangan negeri beruang merah itu menggelar investigasi khusus.

Pesawat tersebut mencoba mendarat darurat di jalan tol sekitar satu kilometer dari Bandara Besovets, Petrozavodsk, di wilayah Karelia, Rusia utara. Tapi, pesawat itu bertolak dari Bandara Domodedovo, Moskow, jatuh dan terbakar.
“Pada 20 Juni, pesawat Tu-134 mengalami hard landing. Kontak hilang dengan pilot pada pukul 23.40. Orang-orang yang selamat telah dikirim ke Rumah Sakit Petrozavodsk,” demikian pernyataan kementerian darurat setempat seperti dikutip AFP kemarin. Kecelakaan terjadi saat acara Paris Air Show yang rencananya dihadiri PM Rusia, Vladimir Putin.

“Menurut informasi terbaru, 52 orang berada di pesawat. 44 tewas dan 8 luka-luka,” kata Juru Bicara Kementerian Darurat, Irina Andianova kepada kantor berita RIA Novosti. Menurut sumber-sumber penerbangan Rusia, selain cuaca buruk di daerah tersebut, penyebab kecelakaan diduga kesalahan manusia. Media-media Rusia melaporkan, pesawat tersebut tampaknya gagal mencapai landasan pacu dan terpaksa mendarat darurat di jalan tol. Tapi tak bisa mendarat secara mulus, pesawat terbakar.

Pesawat langsung meledak di jalan sekitar 0,6 mil (1 km) dari landasan pacu Bandara Besovets, 430 mil barat laut Moskow. Pesawat milik RusAir berpenumpang 43 orang dengan sembilan kru itu terbang dari Domodedovo, Moskow, menuju Petrozavodsk. RusAir menolak berkomentar. Sebagian besar Penumpang berasal dari Rusia dan Swedia.

Sesaat setelah insiden, petugas penyelamat melihat mayat-mayat berserakan di jalanan. Delapan orang selamat dalam musibah itu. Tapi, mereka menderita luka-luka serius dan dirawat di RS Petrozavodsk. Di antaranya ada seorang pramugari yang ditemukan masih hidup.

Terpisah, pesawat latih militer Korea Selatan (Korsel) jatuh, Selasa (21/6) . Akibatnya seorang instruktur dan siswa tewas. Pesawat Ilyushin II-103 buatan Rusia itu yang digunakan angkatan udara Korsel. (c2/iro/bbs/jpnn)

sbr : serba serbi kehidupan

Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga di Tijuana, Meksiko,

Sebuah pesawat ringan menabrak sebuah bengkel di pemukiman warga di Tijuana, Meksiko, Senin (31/10) waktu setempat. Pilot peserta putrinya serta seorang warga tewas dalam kecelakaan ini.






sbr : detik foto

Apa Yang Terjadi Bila Asteroid Ukuran 10 Buah Pesawat Jatuh?


TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Badan Antariksa AS, NASA, memperkirakan sebuah asteroid raksasa yang dinamakan 2005 YU55 akan melintas dengan jarak sekitar 324 ribu km dari bumi. Jarak asteroid yang diperkirakan melintas Selasa (8/11/2011) hari ini waktu AS itu sedikit lebih dekat dibandingkan jarak bumi ke bulan.

Batu angkasa 2005 YU55 itu, menurut penghitungan dari radar berukuran lebar mencapai sekitar 396 meter. Bandingkan dengan pesawat boeing 737-400 yang digunakan maskapai penerbangan di Indonesia hanya berukuran panjang 36,4 meter. Itu artinya lebar asteroid 2005 YU55 lebih besar dibandingkan 10 kali ukuran pesawat boeing 737-400.

Don Yeomans, Manajer Program Obyek Dekat Bumi NASA pada Laboratorium Tenaga Penggerak Jet di Pasadena, California, AS dan para koleganya telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menemukan apakah ada bahaya batu angkasa itu di waktu-waktu mendatang menghantam bumi.

Asteroid semacam ini sering menghantam bumi pada awal-awal usia planet ini miliaran tahun lalu. Saat itu asteroid membawa zat organisme, material karbon dan kemungkinan menghasilkan kehidupan. "Tanpa obyek semacam ini, manusia mungkin tak ada di bumi," ujarnya dikutip ABCnews.

Tapi dampaknya pada masa modern bisa berupa bencana jika itu terulang. Bencana ini pernah terjadi beberapa kali, terutama pada jaman 65 juta tahun lalu. Peristiwa ini terjadi pada akhir masa dinosaurus. Hantaman asteroid menyapu bersih semua kehidupan di permukaan bumi.

Ray Williamson, Ketua Yayasan Secure World, berharap 2005 YU55 berfungsi sebagai pengingat yang sehat bahwa seluruh bangsa di bumi perlu berkumpul dan membahas apa yang perlu dilakukan bila di masa depan ada ancaman dari asteroid. "Itu pengingat yang baik bahwa hal buruk bisa sajaterjadi. Kita tak tahu kapan," ujarnya.

Semua daftar upaya untuk mencegah hantaman asteroid sudah diajukan, misalnya menembakkan senjata nuklir ke arah asteroid. Namun karena peluang terjadinya hantaman asteroid itu sangat kecil, maka tak ada rencana yang didanai serta tak ada dukungan internasional. "Cukup berharga, setidaknya untuk membuat rencana-rencana," ujar Williamson.

Menurut radar pengamatan NASA, asteroid 2005 YU55 berbentuk bulat tetapi kasar, gerakannya berputar perlahan. Batu angkasa itu berwarna lebih hitam dari arang.

Asteroid yang mendekat ini menarik bagi penelitian karena para peneliti bisa mengamati obyek yang selama ini harus diamati dengan pesawat tak berawak. Ini karena teknologi pengamatan sudah berkembang sejak terakhir asteroid tampak melintas pada 1976.

Batu angkasa ini tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Tetapi para penikmat astronomi bisa melihat dengan teleskop.

Pesawat Tak Teridentifikasi Jatuh di Tiongkok

 Ilustrasi pesawat meledak [google]


[SHANGHAI] Sebuah pesawat tak teridentifikasi jatuh dan meledak di kawasan tenggara Tiongkok. Demikian dilaporkan pihak media setempat pada Selasa (8/11) ini. Namun insiden tersebut ternyata terselubung misteri, dan potensi korbannya tak diketahui.

Pesawat jatuh ini terjadi di Provinsi Zhejiang dekat Kota Lishui, pada Senin (7/11) pagi saat daerah tersebut diselimuti kabut tebal. Demikian dilaporkan Radio Nasional Tiongkok.

Namun menurut penduduk lokal, segera setelah insiden terjadi, polisi langsung menutup kawasan terjadinya kecelakaan tersebut.

Pihak Beijing News yang mengutip dari penduduk setempat mengatakan, mereka melihat sesuatu yang mirip pesawat di puncak bukit dan kemudian meledak. Seorang petugas yang berada di lokasi mengatakan, pesawat jatuh tersebut bukan pesawat sipil.

Spekulasi berkembang karena kemungkinan pesawat tak teridentifikasi yang jatuh ini adalah pesawat milter atau pesawat pribadi yang digunakan untuk pertanian. [L-9]

sbr : suara pembaruan

Pesawat Antariksa Rusia Rusak, Diduga akan Jatuh ke Bumi

Pesawat antariksa tanpa awak ke Mars itu berhasil diluncurkan dengan roket dari Kazakhstan hari Rabu, sebelum kerusakan itu terjadi.
Pesawat antariksa tanpa awak 'Phobos-Grunt' sebelum peluncuran di Baikonur, Kazakhstan (9/11).


Seorang sumber di industri antariksa Rusia mengungkapkan, tipis kemungkinan untuk bisa menyelamatkan misi tanpa awak Rusia ke Mars yang masih terjebak di orbit rendah bumi.

Sumber itu hari Jumat memberitahu kantor berita Rusia Interfax, berbagai upaya tadi malam untuk mengontak lagi pesawat antariksa itu tidak berhasil.

Ditambahkan, upaya-upaya menjalin kontak dengan pesawat itu akan diteruskan, dengan menggunakan fasilitas-fasilitas di Bumi yang dioperasikan NASA dan Badan Antariksa Eropa.

Pesawat antariksa Phobos-Grunt bermasalah beberapa menit setelah peluncurannya. Pesawat itu menuju Phobos, bulan Mars, dan juga membawa satelit Tiongkok untuk mengorbit Mars.

Pesawat bernilai 165 juta dolar itu akan jatuh ke Bumi dalam beberapa minggu jika teknisi tidak mampu mengatasi masalah itu, yang terkait komputer penerbangan pesawat.

Pesawat antariksa antar-planet itu lepas landas dari Kazakhstan hari Rabu dan terpisah dari roket Zenit-2SB sekitar 10 menit kemudian, sebelum kerusakan itu terjadi.

sumber : voice of amerika

JUDUL POSTINGAN

Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur

 Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...