Jakarta -
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan segera menyelesaikan produksi
pesawat teranyarnya N-219. Pesawat N-219 akan menjalani proses
sertifikasi pada 2013, diperkirakan akan mengudara tahun 2014.
Head
of Structure Design PT Dirgantara Indonesa Budi Sampurno mengatakan
pesawat tipe ini sudah bisa diterbangkan di dalam negeri karena telah
memiliki sertifikat FAR 23, yaitu sertifikat untuk tipe pesawat kecil.
"Sudah dirancang sesuai dengan sertifikat FAR 23," katanya kepada detikFinance ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian Kamis (23/6/2011).
Budi
menjelaskan, untuk penjualan tahun pertama di 2014 pesawat baru ini
akan dipasarkan di dalam negeri. Ditargetkan N-219 bisa meraup penjualan
sebanyak 154 pesawat.
"Untuk tahun 2014, targetnya lokal dulu.
Untuk sipil sebanyak 97 pesawat, untuk militer 57 pesawat. Harganya
kira-kira US$ 4 juta (Rp 34 miliar kurs Rp 8500/US$)," tuturnya.
Budi
menjelaskan, komponen dari pesawat ini hanya 40% yang diproduksi di
dalam negeri, sisanya masih didatangkan dari negera lain. Namun, Budi
percaya pesawat N-219 ini komponen lokalnya akan bisa mencapai 60%.
"Kursi
dan interior diusahakan dalam negeri. Target tahun 2014 komponen
lokalnya mencapai 40% dan bertahap mudah-mudahan akan bisa mencampai 60%
komponen lokalnya," jelasnya.
Untuk peluang ekspor, lanjut Budi,
sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk membeli pesawat ini,
salah satunya Aljazair. Bahkan, Aljazair menawarkan untuk dapat membuat
pabrik perakitannya di sana.
"Aljazair tertarik untuk beli.
Mereka juga menawarkan bikin pabrik di sana. Tapi masih dalam taraf
tertarik saja belum ada perjanjian resmi," ujarnya.
Bahkan Negeri
Ginseng Korea Selatan (Korsel) juga terlihat tertarik sampai menawarkan
diri membantu mengajukan sertifikat kelayakan terbang N-219 ke Amerika
Serikat. Korsel berharap agar pesawat N-219 tersebut dapat beroprasi di
langit negara mereka.
"Korea Selatan mencoba yang katanya mau
membawa ke Amerika untuk serifikasi. Biar pesawatnya bisa masuk ke
Korea. Ya baru taraf penjajakan aja," jelasnya.
Pesawat ini, kata
Budi, rencananya baru akan dibuat sebanyak 4 unit di tahun 2013, dua
pesawat akan digunakan untuk menguji di udara dan dua pesawat lainnya
untuk diuji di laboratorium.
Lebih lanjut Budi menjelaskan,
pesawat ini memang lebih cocok untuk penerbangan perintis di wilayah
Indonesia Timur. Maskapai penerbangan seperti Merpati pun siap untuk
menerbangkan pesawat tipe N-219.
"Departemen Perhubungan sudah siap ingin membeli pesawat, nanti Merpati sebagai operatornya," imbuhnya.
Pesawat
tipe N-219 memiliki kapasitas untuk mengangkut 19 penumpang dengan pola
tempat duduk setiap barisnya berisi 3 kursi. Untuk lepas landas pesawat
ini hanya membutuhkan jarak sekitar 430 meter dan untuk mendarat
membutuhkan jarak sekitar 480 meter. Pesawat ini mampu untuk melakukan
penerbangan sekitar 5-6 jam untuk pengisian bahan bakar penuh.
sbr : detik finance
info menarik seputar sejarah penerbangan dan bandara di indonesia dan luar negeri
Pesawat Polandia mendarat dengan 'perut'
Boeing 767 milik LOT Airlines mendarat darurat karena roda pendarat tidak bisa keluar.
Sebuah pesawat Boeing 767 milik maskapai penerbangan LOT Airlines
Polandia berpenumpang 230 orang terpaksa mendarat darurat di atas
perutnya saat mendarat di Bandara Internasional Warsawa.
Meski menimbulkan percikan api di sekitar pesawat terbang, namun seluruh penumpangnya selamat meski beberapa mengalami shock.
Kapten Tadeusz Wrona berhasil mendaratkan pesawat begitu mulus meski tanpa menggunakan roda pendaratan, sehingga sebagian besar penumpang menyangka pesawat mendarat dengan normal.
Pendaratan darurat yang sukses ini membuat seluruh rakyat Polandia bernafas lega, apalagi masih lekat di ingatan mereka kecelakaan pesawat terbang yang menewaskan Presiden Lech Kaczynski di Rusia pada 2010 lalu.
Meski semua penumpang selamat, namun mengalami sebuah pendaratan darurat bagi para penumpang merupakan pengalaman mengerikan. Dan mereka berterima kasih pada sang pilot yang mampu menyelamatkan mereka.
"Saya berdoa agar pilot tak kehilangan kendali karena sebelumnya kami harus memutari bandara," kata seorang penumpang, Teresa Kowalik.
"Kami berutang budi kepada pilot. Dia bekerja sangat hebat," lanjut Teresa.
Kerusakan hidrolik
Manajemen LOT Airlines menjelaskan pendaratan darurat ini mengalami kerusakan pada sistem kegagalan pusat hidrolik yang digunakan untuk mengeluarkan roda pendarat.Berdasarkan data dan pernyataan pakar penerbangan kerusakan seluruh sistem hidrolik seperti ini merupakan kejadian yang nyaris tak pernah terjadi pada pesawat Boeing.
Presiden LOT Airlines Marcin Pirog mengatakan pilot menemukan masalah itu sekitar setengah jam setelah meninggalkan Bandara Newark, Amerika Serikat.
"Pilot kemudian membawa pesawat memutari bandara selama satu jam sebelum kemudian mengurangi ketinggian untuk mencoba mengeluarkan roda pendarat," kata Pirog.
Malgortaza, seorang penumpang, mengatakan pilot mengabarkan soal masalah teknis itu kepada penumpang empat jam setelah mengudara.
"Pilot beberapa kali menyampaikan itu dan meminta kami mengikuti instruksi awak pesawat. Kemudian seorang awak pesawat mengatakan mungkin akan timbul percikan api saat mendarat. Dan saat itulah penumpang mulai panik," kata Malgortaza.
"Saya mulai menangis dan para laki-laki juga mulai menangis. Saya pikir hari itu saya akan meninggal," kata penumpang lainnya, Krystyna Dabrowska.
Presiden berterima kasih
Suksesnya pendaratan darurat ini membuat Pilot Tadeusz Wrona dan Kopilot Jerzy Szwartz menuai banyak pujian termasuk dari Presiden Polandia Bronislaw Komorowski."Dari lubuk hati saya yang terdalam, atas nama rakyat Polandia saya mengucapkan terima kasih," kata Komorowski saat menghubungi Kapten Wrona lewat telepon.
Dalam hutungan jam, sedikitnya enam akun facebook didedikasikan untuk aksi heroik Kapten Wrona bermunculan. Sedangkan para pengguna twitter mendesak pemerintah agar memberikan medali penghargaan untuk Wrona.
Tak sedikit yang membandingkan Wrona dan Kapten Chesley Sullenberger yang menjadi pahlawan di Amerika Serikat setelah melakukan pendaratan darurat yang sukses di Sungai Hudson dan menyelamatkan nyawa 155 orang penumpangnya.
Sementara itu, manajemen LOT Airlines mengatakan Wrona adalah salah satu penerbangnya yang paling senior dengan pengalaman 20 tahun menerbangkan Boeing.
Wrona juga berpengalaman menerbangkan pesawat layang yang menurut media lokal pengalamannya itu sangat berguna saat melakukan pendaratan darurat.
Pilot sukses membawa seluruh 230 penumpang dan awak mendarat dengan selamat.
sumber : BBC indonesia
Cina siap luncurkan pesawat ruang angkasa
Cina mengatakan akan meluncurkan pesawat ruang angkasa tidak berawak
hari Selasa (01/11) yang akan merapat ke kapsul yang telah mengorbit
Bumi.
Roket yang membawa Shenzhou 8 akan diluncurkan Selasa pagi dari Gurun Gobi dan dirapatkan dengan kapsul Tiangong 1.
Kapsul ruang angkasa ini diluncurkan akhir September lalu dan telah berada di posisinya.
Peluncuran pesawat tanpa awak ini sebagai upaya untuk membangun stasiun ruang angkasa tahun 2020.
Shenzhou 8 akan diluncurkan dari Pusat Satelit Jiuquan di provinsi Gansu pukul 05:58 waktu setempat.
Upaya menggandengkan kapsul ruang angkasa ini juga akan dilakukan tahun depan dan satu misi di antaranya berawak.
Langkah menyatukan kapsul ini terjadi sekitar 343 kilometer di atas permukaan Bumi, dua hari setelah peluncuran.
Cina merencanakan untuk membangun dan meluncurkan stasiun ruang angkasa pada akhir dekade ini dan melakukan misi menggandengkan kapsul sebagai bagian dari proses ini.
Stasiun ruang angkasa merupakan salah satu dari rencana ambisius Cina.
"Teknologi menggandengkan kapsul merupakan landasan utama untuk stasiun ruang angkasa dan eksplorasi dalam ruang angkasa," kata Zhou Jianping, perancang program ruang angkasa Cina, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Cina pertama kali meluncurkan misi ruang angkasa berawak tahun 2003 dan melakukan jalan pertama di luar angkasa tiga tahun lalu.
"Pengetahuan baru melalui penelitian ruang angkasa ini akan menguntungkan seluruh dunia," kata Zhou.
Para pengamat asing diundang dalam peluncuran Shenzou 8.
Cina menyebabkan sejumlah pihak khawatir pada 2007 saat menghancurkan satelit yang sudah tidak berfungsi dengan menembakkan roket ke satelit tersebut.
sumber BBC indonesia
Roket yang membawa Shenzhou 8 akan diluncurkan Selasa pagi dari Gurun Gobi dan dirapatkan dengan kapsul Tiangong 1.
Kapsul ruang angkasa ini diluncurkan akhir September lalu dan telah berada di posisinya.
Peluncuran pesawat tanpa awak ini sebagai upaya untuk membangun stasiun ruang angkasa tahun 2020.
Shenzhou 8 akan diluncurkan dari Pusat Satelit Jiuquan di provinsi Gansu pukul 05:58 waktu setempat.
Upaya menggandengkan kapsul ruang angkasa ini juga akan dilakukan tahun depan dan satu misi di antaranya berawak.
Langkah menyatukan kapsul ini terjadi sekitar 343 kilometer di atas permukaan Bumi, dua hari setelah peluncuran.
Landasan utama
Astronot, atau taikonot dalam bahasa Cina, telah dilatih untuk misi ini, menurut juru bicara program ruang angkasa Cina Wu Ping.Cina merencanakan untuk membangun dan meluncurkan stasiun ruang angkasa pada akhir dekade ini dan melakukan misi menggandengkan kapsul sebagai bagian dari proses ini.
Stasiun ruang angkasa merupakan salah satu dari rencana ambisius Cina.
"Teknologi menggandengkan kapsul merupakan landasan utama untuk stasiun ruang angkasa dan eksplorasi dalam ruang angkasa," kata Zhou Jianping, perancang program ruang angkasa Cina, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Cina pertama kali meluncurkan misi ruang angkasa berawak tahun 2003 dan melakukan jalan pertama di luar angkasa tiga tahun lalu.
"Pengetahuan baru melalui penelitian ruang angkasa ini akan menguntungkan seluruh dunia," kata Zhou.
Para pengamat asing diundang dalam peluncuran Shenzou 8.
Cina menyebabkan sejumlah pihak khawatir pada 2007 saat menghancurkan satelit yang sudah tidak berfungsi dengan menembakkan roket ke satelit tersebut.
sumber BBC indonesia
Pesawat Terbaru Boeing, Dreamliner, Lakukan Penerbangan Perdana
Pesawat Terbaru Boeing, Dreamliner, melakukan penerbangan komersial pertamanya dengan rute penerbangan Tokyo-Hong Kong
Pesawat Boeing 787 milik Maskapai penerbangan Jepang ANA (All Nippon Airways) mendarat di bandara Internasional Hong Kong dalam penerbangan komersialnya yang pertama (26/10).
Pesawat baru buatan Boeing yang sudah lama ditunggu-tunggu, 7878 Dreamliner, lepas landas dari Tokyo hari Rabu dalam penerbangan komersial pertama, setelah lebih dari tiga tahun pesawat revolusioner itu semula dijadwalkan mulai melayani penumpang.
Kira-kira 100 penumpang membayar harga tiket yang tinggi untuk turut dalam penerbangan yang bersejarah itu ke Hong Kong, dan banyak di antara mereka akan pulang dengan pesawat itu juga hari Kamis.
Rancangan yang unik pesawat itu, yang menggunakan bahan komposit ringan untuk membuatnya lebih hemat bahan bakar, turut menyebabkan biaya pembuatannya jauh melampaui anggaran semula dan beberapa tahun terlambat untuk menerbangkan pesawat tersebut.
Tetapi, co-pilot All Nippon Airways, Masami Tsukamoto, mengatakan walaupun penyelesaian pesawat tersebut tertunda lama, hasilnya tidak mengecewakan.
Kira-kira 100 penumpang membayar harga tiket yang tinggi untuk turut dalam penerbangan yang bersejarah itu ke Hong Kong, dan banyak di antara mereka akan pulang dengan pesawat itu juga hari Kamis.
Rancangan yang unik pesawat itu, yang menggunakan bahan komposit ringan untuk membuatnya lebih hemat bahan bakar, turut menyebabkan biaya pembuatannya jauh melampaui anggaran semula dan beberapa tahun terlambat untuk menerbangkan pesawat tersebut.
Tetapi, co-pilot All Nippon Airways, Masami Tsukamoto, mengatakan walaupun penyelesaian pesawat tersebut tertunda lama, hasilnya tidak mengecewakan.
Boeing Dreamliner first flight underwent
ANA will operate the Boeing 787 Dreamliner on a regular basis starting in November.
After delayed for three years, jet Boeing 787 Dreamliner ready for its first commercial flight.
Japanese airline, All Nippon Airlines (ANA) as the owner of the plane was scheduled to fly this plane from Tokyo to Hong Kong on Wednesday (26/10)
Previously Boeing plans to complete construction of this aircraft in 2008 but was forced to postpone it due to the crisis that hit the company's business.
Boeing plans in 2013 will produce 10 aircraft of this type.
Flight on Wednesday is a special flight because ANA will roll out new flight schedule with this aircraft in November.
Boeing 787 Dreamliner in its construction using materials that are able to make use of the aircraft fuel saving of up to 20 percent of which used a similar model aircraft at this time.
Polar Japan
Excess is considered able to help airlines save their cost in operating the aircraft.
The cost of fuel is rated as one of the biggest costs in the operation of commercial aviation aircraft.
Boeing aircraft that dominate the market in Japan will make the country as the main destination of its newest product.
ANA was ready to receive more than twelve Boeing 787 Dreamliner aircraft in the coming years.
But Boeing apparently still can not meet all the requests it because he was struggling to cope with the crisis that hit the company.
Last week the company's Chinese Eastern Airlines plane was forced to cancel the reservation 24 Boeing 787 Dreamliner because of their mind waiting aircraft production process.
Forced planting a Sukhoi aircraft at the airport Samrat Foreign Manado
TRIBUNMANADO.CO.ID,
SATURN - The thunder of four Sukhoi jets from 11 Squadron suddenly
echoed in Manado and the surrounding airspace. Not long after a 'foreign aircraft' seen leading to Sam Ratulangi Manado airport for landing (landing)
Foreign aircraft is detected as a civilian aircraft that escorted Air Force Sukhoi aircraft that forced landing (force down) after crossing without a permit in the air sovereignty of the Republic of Indonesia, on Monday (24/10/2011) afternoon
After the plane landed, the plane was escorted cars 'follow me' PLLU Lanudsri for parked at the airport apron, while a convoy of army officers in the completeness of weapons and troops Typical of the Air Force followed the movement of the back of the plane.
Troops then took place on the left and right side of the aircraft that has been parked while pointing their guns towards the plane. Voice notification speakers done several times so that the entire crew and passengers to be dropped from the plane.
Shortly thereafter, a notification is finally in response, one by one the crew and passengers off the plane, special forces directing them climbed into the patrol car at the airport pick up other armed officers escorted the vehicles, escorted again by car to the office of PM Guard air base Sam Ratulangi
Meanwhile, a flight crew experienced health problems, then headlong off the plane and in airports for freight cars Ambulance provided assistance.
Readiness is also escorted by fire trucks unit PKPPK Sam Ratulangi airport. The plane then made pengecekkan and further investigation, both the equipment and supplies.
This action is part of the training activities under the name rangakaian Tetuka XXXV/11 operation in North Sulawesi, Sam Ratulangi Air Base (Lanudsri) Manado, held from 24-26 October 2011
Airbase Commander Sam Ratulangi (Danlanudsri) Manado, Lt. Col. Jory Koloay PNB said, down-force training scenarios conducted a foreign airline in Indonesia's airspace without permission or a letter through the flight clearance
He said, according to reports there are no dark flight permits, the national air defense command (kohanudnas), through the commander ordered kohanudnas radar in eastern Indonesia including in Gorontalo Kwandang airborne radar, airborne radar and airborne radar Aberdeen Makassar to monitor and detect.
The next command to fly a Sukhoi aircraft ambushed or to identify the flight control radar including through guidance from Sam Ratulangi airport.
"Once identified, the Sukhoi aircraft forced down a dark plane at the airport nearest the convoy," he explained
Admittedly, these activities are aimed at testing the preparedness of the national defense system that is in the TNI. "In this equipment the dominant equipment and personnel from the Air Force in maintaining security and air sovereignty of the Republic of Indonesia," he said
XXXV/11 Tetuka training activities based on the TNI commander Warrant sprint/134/VII/2011 number dated July 7, 2011, involving 1479 personnel training is divided in three regions, namely North Sulawesi, East Kalimantan and South Sulawesi with air operations control center nationally in Jakarta. (Obi)
Foreign aircraft is detected as a civilian aircraft that escorted Air Force Sukhoi aircraft that forced landing (force down) after crossing without a permit in the air sovereignty of the Republic of Indonesia, on Monday (24/10/2011) afternoon
After the plane landed, the plane was escorted cars 'follow me' PLLU Lanudsri for parked at the airport apron, while a convoy of army officers in the completeness of weapons and troops Typical of the Air Force followed the movement of the back of the plane.
Troops then took place on the left and right side of the aircraft that has been parked while pointing their guns towards the plane. Voice notification speakers done several times so that the entire crew and passengers to be dropped from the plane.
Shortly thereafter, a notification is finally in response, one by one the crew and passengers off the plane, special forces directing them climbed into the patrol car at the airport pick up other armed officers escorted the vehicles, escorted again by car to the office of PM Guard air base Sam Ratulangi
Meanwhile, a flight crew experienced health problems, then headlong off the plane and in airports for freight cars Ambulance provided assistance.
Readiness is also escorted by fire trucks unit PKPPK Sam Ratulangi airport. The plane then made pengecekkan and further investigation, both the equipment and supplies.
This action is part of the training activities under the name rangakaian Tetuka XXXV/11 operation in North Sulawesi, Sam Ratulangi Air Base (Lanudsri) Manado, held from 24-26 October 2011
Airbase Commander Sam Ratulangi (Danlanudsri) Manado, Lt. Col. Jory Koloay PNB said, down-force training scenarios conducted a foreign airline in Indonesia's airspace without permission or a letter through the flight clearance
He said, according to reports there are no dark flight permits, the national air defense command (kohanudnas), through the commander ordered kohanudnas radar in eastern Indonesia including in Gorontalo Kwandang airborne radar, airborne radar and airborne radar Aberdeen Makassar to monitor and detect.
The next command to fly a Sukhoi aircraft ambushed or to identify the flight control radar including through guidance from Sam Ratulangi airport.
"Once identified, the Sukhoi aircraft forced down a dark plane at the airport nearest the convoy," he explained
Admittedly, these activities are aimed at testing the preparedness of the national defense system that is in the TNI. "In this equipment the dominant equipment and personnel from the Air Force in maintaining security and air sovereignty of the Republic of Indonesia," he said
XXXV/11 Tetuka training activities based on the TNI commander Warrant sprint/134/VII/2011 number dated July 7, 2011, involving 1479 personnel training is divided in three regions, namely North Sulawesi, East Kalimantan and South Sulawesi with air operations control center nationally in Jakarta. (Obi)
Ratusan TKI Terancam Hukuman Mati
Liputan6.com, Jakarta: Tingginya angka tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diancam hukuman mati di luar negeri membuat Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso tercengang. Priyo mengatakan, sebanyak 218 orang TKI di luar negeri terancam hukuman mati. "Angka ini mengejutkan!" kata Priyo di ruang wartawan DPR, Jakarta, Jumat (14/10).
Dari jumlah itu, Priyo memaparkan, di Malaysia TKI yang terancam hukuman mati sebanyak 151 orang. Lalu di Arab Saudi sebanyak 43 orang. Di Cina 22 orang, lantas di Singapura sebanyak dua orang.
Di Malaysia, Priyo menjelaskan, kebanyakan diancam karena diduga melakukan tindak pidana pembunuhan dan obat terlarang. Sedangkan di Arab Saudi dari 43, sebanyak lima orang hanya menunggu waktu untuk dipancung.
Sementara di Cina, lanjut Priyo, dari 22 orang, sembilan di antaranya sudah divonis hukuman mati. "Di Cina menarik karena ada ikhtiar, dari hukuman mati diubah menjadi seumur hidup, dan diubah lagi menjadi 20 tahun penjara karena berkelakuan baik," tutur Priyo.(AIS)
Langganan:
Komentar (Atom)
JUDUL POSTINGAN
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...
-
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Terletak d...
-
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...
-
Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali memiliki sejarah panjang yang dimulai pada masa kolonial Belanda. Pada tahun 1930, p...