TEHERAN, suaramerdeka.com - Militer Iran Minggu
(4/12) menembak jatuh satu pesawat tak berawak milik Amerika Serikat
RQ-170. Pesawat itu diduga telah melanggar wilayah udara timur Iran,
dekat perbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan, lapor media setempat.
Kantor
berita Fars, yang hubungan dekat dengan pasukan elit Iran Garda
Revolusi, menginformasikan pesawat ditembak setelah melewati batas timur
wilayah udara Iran.
"Satuan-satuan perang elektronik dan
pertahanan udara kami berhasil mengidentifikasi dan menembak jatuh
sebuah pesawat mata-mata canggih tak berawak -- RQ-170 -- sesaat setelah
pesawat itu melanggar wilayah perbatasan timur," lapor Fars mengutip
satu sumber militer.
Pesawat itu "ditembak jatuh dengan kerusakan ringan. Kini pesawat itu dikuasai pasukan kami," tambah sumber itu.
RQ-170
Sentinel adalah sebuah pesawat pengintai yang terungkap keberadaannya
pada 2009 oleh media; yang kemudian dikonfirmasi oleh Angkatan Udara AS
pada 2010.
Pada Januari, Iran mengumumkan bahwa pasukannya
menembak jatuh dua pesawat tak berawak AS setelah mereka melanggar
wilayah udara Iran. Teheran kemudian menyatakan akan memamerkan pesawat
itu.
info menarik seputar sejarah penerbangan dan bandara di indonesia dan luar negeri
Korban Tewas Akibat Jembatan Kukar Ambruk Jadi 21 Orang
JAKARTA - Tim Search and Rescue (SAR) menemukan satu
jenazah yang menjadi korban tewas dalam ambruknya Jembatan Kutai
Kertanegara (Kukar). Jenazah ditemukan sekira pukul 08.45 Wita.
"Total saat ini korban yang berhasil ditemukan berjumlah 21 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima okezone, Sabtu (3/11/2011).
Satu korban tersebut, berjenis kelamin laki-laki dan berhasil dievakuasi oleh tim di lapangan.
Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kertanegara yang membelah Sungai Mahakam ambruk pada Sabtu 26 November 2011 lalu. Dalam insiden ini tercatat 20 orang tewas, 17 orang hilang, dan puluhan lainnya menderita luka-luka.
"Total saat ini korban yang berhasil ditemukan berjumlah 21 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima okezone, Sabtu (3/11/2011).
Satu korban tersebut, berjenis kelamin laki-laki dan berhasil dievakuasi oleh tim di lapangan.
Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kertanegara yang membelah Sungai Mahakam ambruk pada Sabtu 26 November 2011 lalu. Dalam insiden ini tercatat 20 orang tewas, 17 orang hilang, dan puluhan lainnya menderita luka-luka.
Satu Korban Tewas Kembali Ditemukan ( korban ambruknya jembatan kukar)
Liputan6.com, Kutai Kartanegara: Tim SAR kembali
menemukan satu korban tewas akibat runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara
(Kukar) di Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu (3/12). Mayat lelaki itu
ditemukan tiga kilometer dari lokasi runtuhnya jembatan. "Korban
ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan sudah mulai membusuk," ujar
Kepala SAR Kaltim, Harmonie.
Jenazah lelaki yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan tersangkut di kapal ponton yang sedang bersandar di Desa Loa Kulu. Dengan ditemukannya mayat lelaki ini, jumlah korban tewas akibat jembatan runtuh menjadi 21 orang. Diperkirakan masih ada 16 orang yang dilaporkan hilang. Tim SAR terus mengembangkan pencarian ke wilayah yang lebih jauh.
Jembatan kebanggaan yang dianggap kokoh ini akhirnya runtuh. Kelemahan jembatan yang selama ini tidak terlihat oleh kasat mata menyebabkan hilangnya belasan nyawa. Sejumlah pihak yang dianggap bertanggung jawa pun kini saling lempar.(ADI/ADO)
Jenazah lelaki yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan tersangkut di kapal ponton yang sedang bersandar di Desa Loa Kulu. Dengan ditemukannya mayat lelaki ini, jumlah korban tewas akibat jembatan runtuh menjadi 21 orang. Diperkirakan masih ada 16 orang yang dilaporkan hilang. Tim SAR terus mengembangkan pencarian ke wilayah yang lebih jauh.
Jembatan kebanggaan yang dianggap kokoh ini akhirnya runtuh. Kelemahan jembatan yang selama ini tidak terlihat oleh kasat mata menyebabkan hilangnya belasan nyawa. Sejumlah pihak yang dianggap bertanggung jawa pun kini saling lempar.(ADI/ADO)
Ini Dia Foto Kondisi Pesawat Cessna yang Jatuh di Ciremai
Bandung - Kondisi Cessna 172 Skyhawk milik PT Nusa Flying International School hancur. Seperti tampak dalam foto yang didapatkan detikcom dari Tim Humas Polda Jabar, reruntuhan pesawat berada di sebuah lereng.
Dalam foto itu yang diperoleh detikcom, Selasa (29/11/2011) itu, tampak beberapa anggota tim evakuasi berada di sekitar pesawat Cessna tersebut. Mereka akan melakukan evakuasi terhadap 3 jasad awak pesawat yang ditemukan di kokpit dalam kondisi bertumpukan.
"Pesawat diduga menabrak tebing di sekitar Kawah Burung di Ciremai," kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul.
Untuk menuju lokasi harus menempuh waktu sekitar 6 jam dari desa terdekat di Argapura, Majalengka. Serpihan pesawat juga tercecer di beberapa lokasi.
Pesawat Cessna C 172 Skyhawk hilang kontak pada Rabu (16/11/2011). Saat itu, pesawat tinggal landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk melakukan training cross country pada pukul 07.40 WIB. Direncanakan, pesawat akan mendarat di Lanud Cakrabuana, Cirebon. Namun, pesawat lantas hilang kontak saat di udara. Pesawat ditemukan pada Senin (28/11) pagi.
Berikut nama-nama awak pesawat beregister PK-NIP yang menjadi korban:
1. Kapten Partogi Sianipar (25). Instruktur. Alamat Jl Lamsirih 9, Jatibening Baru, Pondok Gede, Jaktim.
2. Muhammad Fikriansyah (18). Siswa penerbang. Alamat Jl Poltangan, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).
3. Agung Febrian (30). Siswa penerbang. Alamat Kompleks Taman Bukit Permai, Bintaro, Pesanggrahan, Jaksel.
sumber ; detik bandung
Dalam foto itu yang diperoleh detikcom, Selasa (29/11/2011) itu, tampak beberapa anggota tim evakuasi berada di sekitar pesawat Cessna tersebut. Mereka akan melakukan evakuasi terhadap 3 jasad awak pesawat yang ditemukan di kokpit dalam kondisi bertumpukan.
"Pesawat diduga menabrak tebing di sekitar Kawah Burung di Ciremai," kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul.
Untuk menuju lokasi harus menempuh waktu sekitar 6 jam dari desa terdekat di Argapura, Majalengka. Serpihan pesawat juga tercecer di beberapa lokasi.
Pesawat Cessna C 172 Skyhawk hilang kontak pada Rabu (16/11/2011). Saat itu, pesawat tinggal landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk melakukan training cross country pada pukul 07.40 WIB. Direncanakan, pesawat akan mendarat di Lanud Cakrabuana, Cirebon. Namun, pesawat lantas hilang kontak saat di udara. Pesawat ditemukan pada Senin (28/11) pagi.
Berikut nama-nama awak pesawat beregister PK-NIP yang menjadi korban:
1. Kapten Partogi Sianipar (25). Instruktur. Alamat Jl Lamsirih 9, Jatibening Baru, Pondok Gede, Jaktim.
2. Muhammad Fikriansyah (18). Siswa penerbang. Alamat Jl Poltangan, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).
3. Agung Febrian (30). Siswa penerbang. Alamat Kompleks Taman Bukit Permai, Bintaro, Pesanggrahan, Jaksel.
sumber ; detik bandung
Evakuasi Korban dan Bangkai Pesawat
indosiar.com, Majalengka - (Selasa:29/11/2011) Ayu
Purnama Sari yang merupakan istri Agung Febrian, salah satu penumpang
pesawat cessna 172 yang hilang hampir 2 pekan lalu terus menangis saat
tiba di posko pencaharian tim SAR di kaki gunung Cermai, Majalengka,
Jawa Barat pagi tadi.
Dia masih berharap suaminya masih hidup, menyusul ditemukannya pesawat cessna 172 di dekan kawah burung kaki Cermai kemarin. Namun harapan Ayu pupus begitu mendengar kabar suaminya ditemukan dalam kokpit pesawat dalam kondisi meninggal dunia.
Tak kuasa menahan duka, Ayu pingsan. Sementara itu keluarga Partogi Sianipar pilot pesawat cessna yang juga datang ke posko wanadri pagi tadi, menggelar doa bersama tepat di kaki gunung Cermai. Mereka berharap cuaca akan bersahabat sehingga proses evakuasi korban bisa dilaksanakan hari ini.
Tim SAR menemukan penumpang ke tiga awak pesawat cessna yang hilang hampir dua pekan lalu ini sekitar 500 meter dari kawah burung gunung Cermai. Ke tiga korban berada di dalam pesawat dalam kondisi tak bernyawa dan saling bertumpukan.
Kondisi pesawat sendiri dilaporkan terbelah pada bagian samping pesawat akibat menabrak pepohonan dan tebing gunung. Pencaharian hari ini dilakukan setelah tim SAR kemarin menemukan lokasi titik pesawat cessna dan mengamankan dua serpihan sayap dan mesin pesawat.
Jika cuaca tidak hujan, diperkirakan dua jenazah korban bisa dievakuasi sampai di posko pada hari ini.(Masuri Wahid/Her)
Dia masih berharap suaminya masih hidup, menyusul ditemukannya pesawat cessna 172 di dekan kawah burung kaki Cermai kemarin. Namun harapan Ayu pupus begitu mendengar kabar suaminya ditemukan dalam kokpit pesawat dalam kondisi meninggal dunia.
Tak kuasa menahan duka, Ayu pingsan. Sementara itu keluarga Partogi Sianipar pilot pesawat cessna yang juga datang ke posko wanadri pagi tadi, menggelar doa bersama tepat di kaki gunung Cermai. Mereka berharap cuaca akan bersahabat sehingga proses evakuasi korban bisa dilaksanakan hari ini.
Tim SAR menemukan penumpang ke tiga awak pesawat cessna yang hilang hampir dua pekan lalu ini sekitar 500 meter dari kawah burung gunung Cermai. Ke tiga korban berada di dalam pesawat dalam kondisi tak bernyawa dan saling bertumpukan.
Kondisi pesawat sendiri dilaporkan terbelah pada bagian samping pesawat akibat menabrak pepohonan dan tebing gunung. Pencaharian hari ini dilakukan setelah tim SAR kemarin menemukan lokasi titik pesawat cessna dan mengamankan dua serpihan sayap dan mesin pesawat.
Jika cuaca tidak hujan, diperkirakan dua jenazah korban bisa dievakuasi sampai di posko pada hari ini.(Masuri Wahid/Her)
Tiga Jenazah Korban Cessna 172 Dibawa ke RSUD Majalengka
Metrotvnews.com, Majalengka: Tiga jenazah korban jatuhnya pesawat Cessna 172 sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka, Jawa Barat, Selasa (29/11) malam. Rencananya, malam ini juga ketiga jenazah, yakni instruktur penerbang Sekolah Nusa Flying Internasional, Kapten Partogi Sianipar, dan dua siswa-nya, Agung Febrian, dan Muhammad Fikriansyah, dibawa ke Jakarta.
Reporter Metro TV Lola Harmanurjeni di lokasi kejadian, melaporkan, proses evakuasi ketiga jenazah berlangsung hampir sehari penuh. Tim SAR sudah berangkat sejak dinihari ke lokasi jatuhnya pesawat di Kawah Burung, Gunung Ciremai, Jawa Barat. Tim SAR beserta keluarga tiba di lokasi pukul 07.45 WIB. Ketiga jenazah ditemukan dalam kondisi menumpuk di kokpit pesawat. Tim SAR pun segera melakukan evakuasi.
Pukul 09.00 WIB, jenazah Kapten Partogi berhasil dikeluarkan, disusul jenazah Agung pada pukul 10.20 WIB, dan terakhir jenazah Fikriansyah sekitar pukul 10.35 WIB. Ketiga jenazah lalu dimasukkan dalam kantong jenazah, dan membawa ketiga korban itu ke Pos Pencarian 1 di Desa Argalingga, Argapura, Majalengka. Jenazah diangkut dengan brangkar kayu. Proses evakuasi cukup sulit karena medan cukup terjal. Tim SAR akhrinya berhasil membawa ketiga jenazah hingga ke Pos 1, yang selanjutnya dibawa ke RSUD Majalengka.(DSY)
Reporter Metro TV Lola Harmanurjeni di lokasi kejadian, melaporkan, proses evakuasi ketiga jenazah berlangsung hampir sehari penuh. Tim SAR sudah berangkat sejak dinihari ke lokasi jatuhnya pesawat di Kawah Burung, Gunung Ciremai, Jawa Barat. Tim SAR beserta keluarga tiba di lokasi pukul 07.45 WIB. Ketiga jenazah ditemukan dalam kondisi menumpuk di kokpit pesawat. Tim SAR pun segera melakukan evakuasi.
Pukul 09.00 WIB, jenazah Kapten Partogi berhasil dikeluarkan, disusul jenazah Agung pada pukul 10.20 WIB, dan terakhir jenazah Fikriansyah sekitar pukul 10.35 WIB. Ketiga jenazah lalu dimasukkan dalam kantong jenazah, dan membawa ketiga korban itu ke Pos Pencarian 1 di Desa Argalingga, Argapura, Majalengka. Jenazah diangkut dengan brangkar kayu. Proses evakuasi cukup sulit karena medan cukup terjal. Tim SAR akhrinya berhasil membawa ketiga jenazah hingga ke Pos 1, yang selanjutnya dibawa ke RSUD Majalengka.(DSY)
Langganan:
Komentar (Atom)
JUDUL POSTINGAN
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...
-
BAB I: PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bandara Adi Soemarmo merupakan salah satu pintu gerbang udara utama di wilayah Jawa Tengah. Sebaga...
-
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Terletak d...
-
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...