Canberra -
Pesawat Airbus A380 kembali bermasalah. Pesawat
superjumbo milik maskapai penerbangan Australia, Qantas tersebut
mengalami masalah mesin saat sedang mengudara.
Akibat gangguan
tersebut, pesawat dengan nomor penerbangan QF31 yang bertolak dari
Singapura menuju London
, Inggris itu terpaksa dialihkan ke Dubai, Uni
Emirat Arab.
"QF31 dari Singapura ke London telah dialihkan ke
Dubai pagi tadi menyusul adanya masalah dengan mesin nomor empat
pesawat," kata juru bicara Qantas seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (4/11/2011).
Pesawat Airbus tersebut mengangkut 258 penumpang, 4 pilot dan 21 awak kabin.
"Sesuai dengan prosedur operasi standar, mesin dimatikan dan pesawat diharapkan mendarat tanpa insiden lebih jauh," imbuhnya.
Sebelumnya
maskapai Qantas sempat menghentikan seluruh penerbangannya pada Sabtu,
29 Oktober lalu di tengah perselisihan antara pihak manajemen dan
pekerja. Qantas juga pernah mengandangkan seluruh armada Airbus A380
miliknya setelah insiden ledakan mesin di pesawat raksasa tersebut saat
melintasi wilayah Batam pada 4 November 2010 lalu.
(ita/vit)
sumber : detik news
info menarik seputar sejarah penerbangan dan bandara di indonesia dan luar negeri
New N-219 aircraft made by PT DI in the value of U.S. $ 4 Million
Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) will soon complete the newest production of the N-219 aircraft. N-219 aircraft will undergo a certification process in 2013, is expected to air in 2014.Head
of Structure Design Aerospace Indonesa PT Budi Sampurno said the plane
could have flown this type in the country because it has a certificate
of FAR 23, the certificate for the type of small aircraft."It's
been designed in accordance with FAR 23 certification," he told
detikFinance when met at the office of the Ministry of Industry on
Thursday (6/23/2011).Budi explains, for first-year sales in 2014 new aircraft will be marketed in the country. Targeted N-219 could rake in sales of 154 aircraft."For
2014, the local target first. For as many as 97 civilian aircraft, 57
aircraft for the military. It costs approximately U.S. $ 4 million (USD
34 billion exchange rate of Rp 8500/US $)," he said.Budi explains, the components of the aircraft is only 40% is produced domestically, the rest is imported from another country. However, Budi believe the N-219 aircraft this local component would reach 60%."Seats
and interior cultivated in the country. Target in 2014 reached 40%
local components and gradually will hopefully be mencampai 60% of its
local components," he explained.For
export opportunities, continued Budi, already there are some countries
who are interested to buy this aircraft, one of Algeria. In fact, Algeria offers to be able to make the assembly plant there."Algerians
are interested in purchasing. They also offer make the factories there.
But it is still in its early stages just is not interested in any
formal agreement," he said.Even
the State Ginseng South Korea (ROK) also appear interested to offer
themselves to help eligibility certificate filed N-219 flew to the
United States. South Korea hopes that the N-219 aircraft can operate in their country sky."South
Korea to try which he said would bring to America for certification.
Let the plane could go to Korea. Yes aja new exploratory stage," he
explained.This
aircraft, said Budi, a new plan will be made by 4 units in 2013, two
aircraft will be used to test the air and two other aircraft to be
tested in the laboratory.Budi explains further, these aircraft are more suitable for pioneering aviation in Eastern Indonesia. Merpati airlines such as were ready to fly the aircraft type N-219."The Department of Transportation is ready to buy a plane, Merpati later as the operator," he added.N-219 type aircraft has the capacity to carry 19 passengers with a seating pattern each line contains 3 seats. To
take off this plane requires only a distance of approximately 430
meters and for landing requires a distance of about 480 meters. The aircraft is able to perform flight about 5-6 hours for full refueling.
sbr: detik finance
sbr: detik finance
Pesawat Baru N-219 Garapan PT DI Dibandrol US$ 4 Juta
Jakarta -
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan segera menyelesaikan produksi
pesawat teranyarnya N-219. Pesawat N-219 akan menjalani proses
sertifikasi pada 2013, diperkirakan akan mengudara tahun 2014.
Head of Structure Design PT Dirgantara Indonesa Budi Sampurno mengatakan pesawat tipe ini sudah bisa diterbangkan di dalam negeri karena telah memiliki sertifikat FAR 23, yaitu sertifikat untuk tipe pesawat kecil.
"Sudah dirancang sesuai dengan sertifikat FAR 23," katanya kepada detikFinance ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian Kamis (23/6/2011).
Budi menjelaskan, untuk penjualan tahun pertama di 2014 pesawat baru ini akan dipasarkan di dalam negeri. Ditargetkan N-219 bisa meraup penjualan sebanyak 154 pesawat.
"Untuk tahun 2014, targetnya lokal dulu. Untuk sipil sebanyak 97 pesawat, untuk militer 57 pesawat. Harganya kira-kira US$ 4 juta (Rp 34 miliar kurs Rp 8500/US$)," tuturnya.
Budi menjelaskan, komponen dari pesawat ini hanya 40% yang diproduksi di dalam negeri, sisanya masih didatangkan dari negera lain. Namun, Budi percaya pesawat N-219 ini komponen lokalnya akan bisa mencapai 60%.
"Kursi dan interior diusahakan dalam negeri. Target tahun 2014 komponen lokalnya mencapai 40% dan bertahap mudah-mudahan akan bisa mencampai 60% komponen lokalnya," jelasnya.
Untuk peluang ekspor, lanjut Budi, sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk membeli pesawat ini, salah satunya Aljazair. Bahkan, Aljazair menawarkan untuk dapat membuat pabrik perakitannya di sana.
"Aljazair tertarik untuk beli. Mereka juga menawarkan bikin pabrik di sana. Tapi masih dalam taraf tertarik saja belum ada perjanjian resmi," ujarnya.
Bahkan Negeri Ginseng Korea Selatan (Korsel) juga terlihat tertarik sampai menawarkan diri membantu mengajukan sertifikat kelayakan terbang N-219 ke Amerika Serikat. Korsel berharap agar pesawat N-219 tersebut dapat beroprasi di langit negara mereka.
"Korea Selatan mencoba yang katanya mau membawa ke Amerika untuk serifikasi. Biar pesawatnya bisa masuk ke Korea. Ya baru taraf penjajakan aja," jelasnya.
Pesawat ini, kata Budi, rencananya baru akan dibuat sebanyak 4 unit di tahun 2013, dua pesawat akan digunakan untuk menguji di udara dan dua pesawat lainnya untuk diuji di laboratorium.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, pesawat ini memang lebih cocok untuk penerbangan perintis di wilayah Indonesia Timur. Maskapai penerbangan seperti Merpati pun siap untuk menerbangkan pesawat tipe N-219.
"Departemen Perhubungan sudah siap ingin membeli pesawat, nanti Merpati sebagai operatornya," imbuhnya.
Pesawat tipe N-219 memiliki kapasitas untuk mengangkut 19 penumpang dengan pola tempat duduk setiap barisnya berisi 3 kursi. Untuk lepas landas pesawat ini hanya membutuhkan jarak sekitar 430 meter dan untuk mendarat membutuhkan jarak sekitar 480 meter. Pesawat ini mampu untuk melakukan penerbangan sekitar 5-6 jam untuk pengisian bahan bakar penuh.
sbr : detik finance
Head of Structure Design PT Dirgantara Indonesa Budi Sampurno mengatakan pesawat tipe ini sudah bisa diterbangkan di dalam negeri karena telah memiliki sertifikat FAR 23, yaitu sertifikat untuk tipe pesawat kecil.
"Sudah dirancang sesuai dengan sertifikat FAR 23," katanya kepada detikFinance ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian Kamis (23/6/2011).
Budi menjelaskan, untuk penjualan tahun pertama di 2014 pesawat baru ini akan dipasarkan di dalam negeri. Ditargetkan N-219 bisa meraup penjualan sebanyak 154 pesawat.
"Untuk tahun 2014, targetnya lokal dulu. Untuk sipil sebanyak 97 pesawat, untuk militer 57 pesawat. Harganya kira-kira US$ 4 juta (Rp 34 miliar kurs Rp 8500/US$)," tuturnya.
Budi menjelaskan, komponen dari pesawat ini hanya 40% yang diproduksi di dalam negeri, sisanya masih didatangkan dari negera lain. Namun, Budi percaya pesawat N-219 ini komponen lokalnya akan bisa mencapai 60%.
"Kursi dan interior diusahakan dalam negeri. Target tahun 2014 komponen lokalnya mencapai 40% dan bertahap mudah-mudahan akan bisa mencampai 60% komponen lokalnya," jelasnya.
Untuk peluang ekspor, lanjut Budi, sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk membeli pesawat ini, salah satunya Aljazair. Bahkan, Aljazair menawarkan untuk dapat membuat pabrik perakitannya di sana.
"Aljazair tertarik untuk beli. Mereka juga menawarkan bikin pabrik di sana. Tapi masih dalam taraf tertarik saja belum ada perjanjian resmi," ujarnya.
Bahkan Negeri Ginseng Korea Selatan (Korsel) juga terlihat tertarik sampai menawarkan diri membantu mengajukan sertifikat kelayakan terbang N-219 ke Amerika Serikat. Korsel berharap agar pesawat N-219 tersebut dapat beroprasi di langit negara mereka.
"Korea Selatan mencoba yang katanya mau membawa ke Amerika untuk serifikasi. Biar pesawatnya bisa masuk ke Korea. Ya baru taraf penjajakan aja," jelasnya.
Pesawat ini, kata Budi, rencananya baru akan dibuat sebanyak 4 unit di tahun 2013, dua pesawat akan digunakan untuk menguji di udara dan dua pesawat lainnya untuk diuji di laboratorium.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, pesawat ini memang lebih cocok untuk penerbangan perintis di wilayah Indonesia Timur. Maskapai penerbangan seperti Merpati pun siap untuk menerbangkan pesawat tipe N-219.
"Departemen Perhubungan sudah siap ingin membeli pesawat, nanti Merpati sebagai operatornya," imbuhnya.
Pesawat tipe N-219 memiliki kapasitas untuk mengangkut 19 penumpang dengan pola tempat duduk setiap barisnya berisi 3 kursi. Untuk lepas landas pesawat ini hanya membutuhkan jarak sekitar 430 meter dan untuk mendarat membutuhkan jarak sekitar 480 meter. Pesawat ini mampu untuk melakukan penerbangan sekitar 5-6 jam untuk pengisian bahan bakar penuh.
sbr : detik finance
Pesawat Polandia mendarat dengan 'perut'
Boeing 767 milik LOT Airlines mendarat darurat karena roda pendarat tidak bisa keluar.
Sebuah pesawat Boeing 767 milik maskapai penerbangan LOT Airlines
Polandia berpenumpang 230 orang terpaksa mendarat darurat di atas
perutnya saat mendarat di Bandara Internasional Warsawa.
Meski menimbulkan percikan api di sekitar pesawat terbang, namun seluruh penumpangnya selamat meski beberapa mengalami shock.
Kapten Tadeusz Wrona berhasil mendaratkan pesawat begitu mulus meski tanpa menggunakan roda pendaratan, sehingga sebagian besar penumpang menyangka pesawat mendarat dengan normal.
Pendaratan darurat yang sukses ini membuat seluruh rakyat Polandia bernafas lega, apalagi masih lekat di ingatan mereka kecelakaan pesawat terbang yang menewaskan Presiden Lech Kaczynski di Rusia pada 2010 lalu.
Meski semua penumpang selamat, namun mengalami sebuah pendaratan darurat bagi para penumpang merupakan pengalaman mengerikan. Dan mereka berterima kasih pada sang pilot yang mampu menyelamatkan mereka.
"Saya berdoa agar pilot tak kehilangan kendali karena sebelumnya kami harus memutari bandara," kata seorang penumpang, Teresa Kowalik.
"Kami berutang budi kepada pilot. Dia bekerja sangat hebat," lanjut Teresa.
Kerusakan hidrolik
Manajemen LOT Airlines menjelaskan pendaratan darurat ini mengalami kerusakan pada sistem kegagalan pusat hidrolik yang digunakan untuk mengeluarkan roda pendarat.Berdasarkan data dan pernyataan pakar penerbangan kerusakan seluruh sistem hidrolik seperti ini merupakan kejadian yang nyaris tak pernah terjadi pada pesawat Boeing.
Presiden LOT Airlines Marcin Pirog mengatakan pilot menemukan masalah itu sekitar setengah jam setelah meninggalkan Bandara Newark, Amerika Serikat.
"Pilot kemudian membawa pesawat memutari bandara selama satu jam sebelum kemudian mengurangi ketinggian untuk mencoba mengeluarkan roda pendarat," kata Pirog.
Malgortaza, seorang penumpang, mengatakan pilot mengabarkan soal masalah teknis itu kepada penumpang empat jam setelah mengudara.
"Pilot beberapa kali menyampaikan itu dan meminta kami mengikuti instruksi awak pesawat. Kemudian seorang awak pesawat mengatakan mungkin akan timbul percikan api saat mendarat. Dan saat itulah penumpang mulai panik," kata Malgortaza.
"Saya mulai menangis dan para laki-laki juga mulai menangis. Saya pikir hari itu saya akan meninggal," kata penumpang lainnya, Krystyna Dabrowska.
Presiden berterima kasih
Suksesnya pendaratan darurat ini membuat Pilot Tadeusz Wrona dan Kopilot Jerzy Szwartz menuai banyak pujian termasuk dari Presiden Polandia Bronislaw Komorowski."Dari lubuk hati saya yang terdalam, atas nama rakyat Polandia saya mengucapkan terima kasih," kata Komorowski saat menghubungi Kapten Wrona lewat telepon.
Dalam hutungan jam, sedikitnya enam akun facebook didedikasikan untuk aksi heroik Kapten Wrona bermunculan. Sedangkan para pengguna twitter mendesak pemerintah agar memberikan medali penghargaan untuk Wrona.
Tak sedikit yang membandingkan Wrona dan Kapten Chesley Sullenberger yang menjadi pahlawan di Amerika Serikat setelah melakukan pendaratan darurat yang sukses di Sungai Hudson dan menyelamatkan nyawa 155 orang penumpangnya.
Sementara itu, manajemen LOT Airlines mengatakan Wrona adalah salah satu penerbangnya yang paling senior dengan pengalaman 20 tahun menerbangkan Boeing.
Wrona juga berpengalaman menerbangkan pesawat layang yang menurut media lokal pengalamannya itu sangat berguna saat melakukan pendaratan darurat.
Pilot sukses membawa seluruh 230 penumpang dan awak mendarat dengan selamat.
sumber : BBC indonesia
Cina siap luncurkan pesawat ruang angkasa
Cina mengatakan akan meluncurkan pesawat ruang angkasa tidak berawak
hari Selasa (01/11) yang akan merapat ke kapsul yang telah mengorbit
Bumi.
Roket yang membawa Shenzhou 8 akan diluncurkan Selasa pagi dari Gurun Gobi dan dirapatkan dengan kapsul Tiangong 1.
Kapsul ruang angkasa ini diluncurkan akhir September lalu dan telah berada di posisinya.
Peluncuran pesawat tanpa awak ini sebagai upaya untuk membangun stasiun ruang angkasa tahun 2020.
Shenzhou 8 akan diluncurkan dari Pusat Satelit Jiuquan di provinsi Gansu pukul 05:58 waktu setempat.
Upaya menggandengkan kapsul ruang angkasa ini juga akan dilakukan tahun depan dan satu misi di antaranya berawak.
Langkah menyatukan kapsul ini terjadi sekitar 343 kilometer di atas permukaan Bumi, dua hari setelah peluncuran.
Cina merencanakan untuk membangun dan meluncurkan stasiun ruang angkasa pada akhir dekade ini dan melakukan misi menggandengkan kapsul sebagai bagian dari proses ini.
Stasiun ruang angkasa merupakan salah satu dari rencana ambisius Cina.
"Teknologi menggandengkan kapsul merupakan landasan utama untuk stasiun ruang angkasa dan eksplorasi dalam ruang angkasa," kata Zhou Jianping, perancang program ruang angkasa Cina, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Cina pertama kali meluncurkan misi ruang angkasa berawak tahun 2003 dan melakukan jalan pertama di luar angkasa tiga tahun lalu.
"Pengetahuan baru melalui penelitian ruang angkasa ini akan menguntungkan seluruh dunia," kata Zhou.
Para pengamat asing diundang dalam peluncuran Shenzou 8.
Cina menyebabkan sejumlah pihak khawatir pada 2007 saat menghancurkan satelit yang sudah tidak berfungsi dengan menembakkan roket ke satelit tersebut.
sumber BBC indonesia
Roket yang membawa Shenzhou 8 akan diluncurkan Selasa pagi dari Gurun Gobi dan dirapatkan dengan kapsul Tiangong 1.
Kapsul ruang angkasa ini diluncurkan akhir September lalu dan telah berada di posisinya.
Peluncuran pesawat tanpa awak ini sebagai upaya untuk membangun stasiun ruang angkasa tahun 2020.
Shenzhou 8 akan diluncurkan dari Pusat Satelit Jiuquan di provinsi Gansu pukul 05:58 waktu setempat.
Upaya menggandengkan kapsul ruang angkasa ini juga akan dilakukan tahun depan dan satu misi di antaranya berawak.
Langkah menyatukan kapsul ini terjadi sekitar 343 kilometer di atas permukaan Bumi, dua hari setelah peluncuran.
Landasan utama
Astronot, atau taikonot dalam bahasa Cina, telah dilatih untuk misi ini, menurut juru bicara program ruang angkasa Cina Wu Ping.Cina merencanakan untuk membangun dan meluncurkan stasiun ruang angkasa pada akhir dekade ini dan melakukan misi menggandengkan kapsul sebagai bagian dari proses ini.
Stasiun ruang angkasa merupakan salah satu dari rencana ambisius Cina.
"Teknologi menggandengkan kapsul merupakan landasan utama untuk stasiun ruang angkasa dan eksplorasi dalam ruang angkasa," kata Zhou Jianping, perancang program ruang angkasa Cina, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Cina pertama kali meluncurkan misi ruang angkasa berawak tahun 2003 dan melakukan jalan pertama di luar angkasa tiga tahun lalu.
"Pengetahuan baru melalui penelitian ruang angkasa ini akan menguntungkan seluruh dunia," kata Zhou.
Para pengamat asing diundang dalam peluncuran Shenzou 8.
Cina menyebabkan sejumlah pihak khawatir pada 2007 saat menghancurkan satelit yang sudah tidak berfungsi dengan menembakkan roket ke satelit tersebut.
sumber BBC indonesia
Pesawat Terbaru Boeing, Dreamliner, Lakukan Penerbangan Perdana
Pesawat Terbaru Boeing, Dreamliner, melakukan penerbangan komersial pertamanya dengan rute penerbangan Tokyo-Hong Kong
Pesawat Boeing 787 milik Maskapai penerbangan Jepang ANA (All Nippon Airways) mendarat di bandara Internasional Hong Kong dalam penerbangan komersialnya yang pertama (26/10).
Pesawat baru buatan Boeing yang sudah lama ditunggu-tunggu, 7878 Dreamliner, lepas landas dari Tokyo hari Rabu dalam penerbangan komersial pertama, setelah lebih dari tiga tahun pesawat revolusioner itu semula dijadwalkan mulai melayani penumpang.
Kira-kira 100 penumpang membayar harga tiket yang tinggi untuk turut dalam penerbangan yang bersejarah itu ke Hong Kong, dan banyak di antara mereka akan pulang dengan pesawat itu juga hari Kamis.
Rancangan yang unik pesawat itu, yang menggunakan bahan komposit ringan untuk membuatnya lebih hemat bahan bakar, turut menyebabkan biaya pembuatannya jauh melampaui anggaran semula dan beberapa tahun terlambat untuk menerbangkan pesawat tersebut.
Tetapi, co-pilot All Nippon Airways, Masami Tsukamoto, mengatakan walaupun penyelesaian pesawat tersebut tertunda lama, hasilnya tidak mengecewakan.
Kira-kira 100 penumpang membayar harga tiket yang tinggi untuk turut dalam penerbangan yang bersejarah itu ke Hong Kong, dan banyak di antara mereka akan pulang dengan pesawat itu juga hari Kamis.
Rancangan yang unik pesawat itu, yang menggunakan bahan komposit ringan untuk membuatnya lebih hemat bahan bakar, turut menyebabkan biaya pembuatannya jauh melampaui anggaran semula dan beberapa tahun terlambat untuk menerbangkan pesawat tersebut.
Tetapi, co-pilot All Nippon Airways, Masami Tsukamoto, mengatakan walaupun penyelesaian pesawat tersebut tertunda lama, hasilnya tidak mengecewakan.
Boeing Dreamliner first flight underwent
ANA will operate the Boeing 787 Dreamliner on a regular basis starting in November.
After delayed for three years, jet Boeing 787 Dreamliner ready for its first commercial flight.
Japanese airline, All Nippon Airlines (ANA) as the owner of the plane was scheduled to fly this plane from Tokyo to Hong Kong on Wednesday (26/10)
Previously Boeing plans to complete construction of this aircraft in 2008 but was forced to postpone it due to the crisis that hit the company's business.
Boeing plans in 2013 will produce 10 aircraft of this type.
Flight on Wednesday is a special flight because ANA will roll out new flight schedule with this aircraft in November.
Boeing 787 Dreamliner in its construction using materials that are able to make use of the aircraft fuel saving of up to 20 percent of which used a similar model aircraft at this time.
Polar Japan
Excess is considered able to help airlines save their cost in operating the aircraft.
The cost of fuel is rated as one of the biggest costs in the operation of commercial aviation aircraft.
Boeing aircraft that dominate the market in Japan will make the country as the main destination of its newest product.
ANA was ready to receive more than twelve Boeing 787 Dreamliner aircraft in the coming years.
But Boeing apparently still can not meet all the requests it because he was struggling to cope with the crisis that hit the company.
Last week the company's Chinese Eastern Airlines plane was forced to cancel the reservation 24 Boeing 787 Dreamliner because of their mind waiting aircraft production process.
Langganan:
Komentar (Atom)
JUDUL POSTINGAN
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...
-
BAB I: PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bandara Adi Soemarmo merupakan salah satu pintu gerbang udara utama di wilayah Jawa Tengah. Sebaga...
-
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Terletak d...
-
Bandara Internasional Juanda Surabaya, yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sekto...